Home Publikasi
Prioritaskan Kualitas Permukiman, Kecamatan Jejangkit Gelar Sosialisasi Penyusunan PSU
Jejangkit, Batola – Dalam upaya menjamin kualitas permukiman dan tata ruang yang ideal, Pemerintah Kecamatan Jejangkit pada hari Kamis, 25 September 2025, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU).
Acara yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan ini dihadiri oleh para Kepala Desa, perwakilan pengembang perumahan, serta tokoh masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memastikan adanya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan pihak swasta dalam penyediaan serta penyerahan PSU dari pengembang kepada pemerintah daerah.
Diharapkan dengan pendataan database gelar sosialisasi penyusunan PSU ini kita dapat mendapatkan data kebutuhan apa saja yang harus diselesaikan di daerah kecamatan jejangkit, sperti jalan raya, pendidikan, penerangan jalan, jalan raya, dan lain-lain.
Entry Briefing Review Petenggungjawaban Belanja Desa
Jejangkit, Kalimantan Selatan – Pemerintahan Kecamatan Jejangkit terus memperkuat tata kelola keuangan desa. Pada hari Rabu, 24 September 2025, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Jejangkit, telah diselenggarakan kegiatan penting yaitu Sosialisasi Entri Brefing dan Review Pertanggungjawaban Belanja Desa.
Acara ini dihadiri oleh seluruh Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bendahara Desa se-Kecamatan Jejangkit, serta didukung penuh oleh jajaran Camat dan staf terkait. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh desa di Jejangkit memiliki pemahaman yang seragam dan mampu melaksanakan proses pelaporan serta pertanggungjawaban belanja desa secara akuntabel, transparan, dan tepat waktu.
Tingkatkan Keterampilan Warga, Disnakertrans Barito Kuala Gelar Pelatihan Service HP di Jejangkit
JEJANGKIT – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Barito Kuala telah menyelenggarakan pelatihan servis handphone (HP) bagi masyarakat di Kecamatan Jejangkit pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di salah satu balai pertemuan kecamatan ini bertujuan untuk membekali warga dengan keterampilan praktis di bidang teknologi, guna membuka peluang kerja dan wirausaha mandiri.
Puluhan peserta dari berbagai desa di Kecamatan Jejangkit tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan komponen dasar smartphone, teknik diagnosis kerusakan perangkat keras (hardware), hingga penanganan masalah perangkat lunak (software). Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara membongkar pasang dan memperbaiki kerusakan pada ponsel.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barito Kuala, dalam sambutannya yang diwakili oleh seorang pejabat dinas, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Di era digital ini, keterampilan memperbaiki gawai elektronik menjadi sangat relevan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Hampir semua orang memiliki ponsel, dan pasar untuk jasa perbaikan akan selalu ada," ujarnya. "Kami berharap dari pelatihan ini akan lahir wirausahawan-wirausahawan baru dari Jejangkit yang mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi."
Salah seorang peserta, Ahmad, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keahlian yang bisa langsung diterapkan.
"Selama ini kalau HP rusak, pasti langsung dibawa ke kota. Biayanya lumayan mahal. Dengan adanya pelatihan ini, setidaknya saya bisa memperbaiki HP sendiri atau milik tetangga. Ke depannya, saya berharap bisa membuka kios servis kecil-kecilan di rumah," ungkapnya dengan semangat.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung sehari penuh tersebut ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai tanda kompetensi. Disnakertrans berencana untuk terus mengadakan program pelatihan serupa dengan menyasar kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Barito Kuala sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.
PMI UIN Antasari Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kecamatan Jejangkit
JEJANGKIT - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin mengadakan kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kecamatan Jejangkit. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 2 September 2025, disambut antusias oleh warga setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahunan PMI UIN Antasari yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat. Pemeriksaan yang disediakan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Selain itu, tim medis dari PMI UIN Antasari juga memberikan konsultasi kesehatan ringan serta edukasi tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Menurut ketua pelaksana kegiatan, Anisa Rahma, tujuan utama acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini terhadap berbagai penyakit. "Banyak warga yang mungkin tidak memiliki akses atau kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kami berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat bisa lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mereka sendiri," ujar Anisa.
Kegiatan pemeriksaan gratis ini berlangsung hingga sore hari dan berhasil melayani puluhan warga dari berbagai usia. PMI UIN Antasari berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan di wilayah lain yang membutuhkan, demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat.
Bentuk Apresiasi, Kecamatan Jejangkit Serahkan Honor dan Sertifikat untuk Anggota Paskibra
JEJANGKIT, BARITO KUALA – Pemerintah Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), menyerahkan honorarium dan sertifikat penghargaan kepada para siswa yang telah bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Penyerahan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Agustus 2025.
Acara penyerahan ini merupakan wujud apresiasi dan terima kasih dari pihak kecamatan atas dedikasi dan kerja keras para anggota Paskibra. Mereka dinilai telah berhasil menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan khidmat saat pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih pada 17 Agustus kemarin.
Camat Jejangkit dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh anggota Paskibra. "Ini adalah bentuk penghargaan kami atas semangat, disiplin, dan pengorbanan waktu adik-adik selama masa pelatihan hingga pelaksanaan tugas. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menjadi bekal berharga untuk masa depan kalian," ujarnya.
Selain honorarium sebagai pengganti lelah, sertifikat yang diberikan diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan dan bukti partisipasi aktif para siswa dalam kegiatan kenegaraan di tingkat kecamatan. Para siswa penerima penghargaan pun menyambutnya dengan penuh suka cita dan bangga.
Berlangsung Khidmat, Upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Jejangkit Berjalan Lancar
Jejangkit, Barito Kuala – Suasana khidmat menyelimuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, pada hari Minggu, 17 Agustus 2025. Dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Jejangkit, upacara yang dipimpin oleh Camat Jejangkit, Bapak Muhammad Didik Kaharuddin, S.IP., M.A., sebagai inspektur upacara ini berlangsung dengan lancar dan tertib.
Seluruh rangkaian prosesi upacara menjadi fokus utama dan berjalan penuh penghayatan. Mulai dari laporan komandan upacara, pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Jejangkit, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, semuanya terlaksana dengan sempurna.
Peserta upacara yang hadir dari berbagai kalangan, termasuk jajaran aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri, para kepala desa se-Kecamatan Jejangkit, perwakilan guru, pelajar, dan tokoh masyarakat, mengikuti seluruh rangkaian dengan disiplin. Fokus pada prosesi inti upacara menjadikan suasana semakin sakral dan bermakna bagi seluruh yang hadir.
Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari persiapan matang yang dikoordinasikan langsung oleh Camat Jejangkit. Sejak bulan Juli, rapat koordinasi lintas sektor telah digelar untuk memastikan semua elemen pendukung siap, termasuk penyiapan Paskibra yang telah melalui pelatihan intensif.
Keberhasilan pelaksanaan upacara ini menunjukkan tingginya semangat nasionalisme dan partisipasi aktif masyarakat Kecamatan Jejangkit dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Acara ditutup dengan pembacaan doa untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa serta negara.
Pengukuhan Paskibra Kecamatan Jejangkit, 13 Anggota Siap Bertugas
Jejangkit, 15 Agustus 2025 - Sebanyak 13 pelajar terpilih dari berbagai sekolah di Kecamatan Jejangkit resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Jejangkit. Upacara pengukuhan berlangsung khidmat di aula Kecamatan Jejangkit pada sore hari, dipimpin langsung oleh Camat Jejangkit, Muhammad Didik Kaharuddin, S.IP, M.A
Dari 13 anggota Paskibra yang dikukuhkan, 4 di antaranya adalah perempuan dan 9 lainnya laki-laki. Mereka adalah putra-putri terbaik yang telah melewati serangkaian seleksi dan pelatihan intensif untuk mengemban tugas mulia mengibarkan bendera merah putih pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
Dalam sambutannya, Camat Muhammad Didik Kaharuddin menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya. "Kalian adalah perwakilan generasi muda yang disiplin, berdedikasi, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan jadikan momen ini sebagai pengalaman berharga dalam hidup kalian," ujarnya.
Upacara pengukuhan ini juga dihadiri oleh orang tua siswa, perwakilan guru, serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jejangkit. Setelah dikukuhkan, para anggota Paskibra ini akan kembali berlatih untuk mematangkan persiapan mereka demi suksesnya upacara bendera pada 17 Agustus mendatang.
Sungai di Jejangkit Batola Dikeruk, Begini Respons Brigade Pangan Lestari
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Baritokuala (Batola) melakukan pengerukan dan pelebaran aliran sungai di kawasan Kecamatan Jejangkit.
Pengerukan dan pelebaran aliran sungai ini bertujuan untuk mengantisipasi musibah banjir yang kerap terjadi di kawasan ini.
Tidak kalah pentingnya, pengerukan ini diharapkan juga bisa membuat aliran sungai menjadi lebih lancar dan membantu petani menggarap lahan pertaniannya dan mendapatkan hasil maksimal.
Tak heran karenanya para pegiat lahan pertanian yang ada di Kecamatan Jejangkit pun menyambut positif program ini.
Ketua Brigade Pangan Lestari di Desa Jejangkit Muara, Rapii mengatakan bahwa ini merupakan aksi nyata dari Pemkab Batola.
"Kami sebagai pejuang di sektor pertanian menyambut positif ada upaya pemerintah kemudian memperhatikan dan melakukan aksi nyata," ujarnya.
Ditambahkan oleh Rapii bahwa musibah banjir di Kecamatan Jangkit sudah sering terjadi, bahkan dalam empat tahun terakhir.
Dan keinginan adanya pengerukan dan pelebaran sungai ini lanjutnya sudah diusulkan juga ke Balai Wilayah Sungai (BWS).
Apalagi lanjutnya beberapa titik sungai mengalami sumbatan karena diduga ditutup oleh perusahaan sawit yang ada di sekitar. Termasuk juga adanya pompanisasi atau pembuangan air yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
"Jadi kami menyambut positif program ini. Kalau bisa semua aliran sungai yang menuju aliran sungai ke Sungai Barito bisa dikerjakan juga. Dan kita diberikan pembatas tanggul-tanggul antara perusahaan dan tanggul punya kita," pungkasnya.
Penyerah Perangkat dan Attribut Perlengkapan HUT RI-80 Kecamatan Jejangkit
Jejangkit, 11 Agustus 2025 - Semangat kemerdekaan mulai terasa kental di Kecamatan Jejangkit. Hari ini, Senin (11/08), bertempat di Aula Kantor Kecamatan Jejaring, para calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) menerima perlengkapan dan atribut latihan secara resmi.
Acara penyerahan ini dihadiri langsung oleh Camat Jejangkit, Bapak Muhammad Didik Kaharuddin, serta beberapa perwakilan dari Koramil dan Polsek setempat. Dalam sambutannya, Camat Muhammad Didik Kaharuddin menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, dan semangat juang bagi para anggota Paskibra.
"Kalian adalah perwakilan terbaik dari generasi muda Jejangkit. Latihan yang berat akan membentuk karakter kalian menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Jaga kesehatan, ikuti setiap arahan pelatih, dan buktikan bahwa kalian layak mengibarkan bendera merah putih pada tanggal 17 Agustus nanti," ujar Bapak Camat dengan penuh motivasi.
Perlengkapan yang diserahkan meliputi seragam latihan, sepatu, topi, serta berbagai atribut lain yang menunjang proses latihan. Dengan perlengkapan baru ini, diharapkan para anggota Paskibra dapat berlatih dengan lebih maksimal dan siap untuk menjalankan tugas mulia mereka di upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80.
Para anggota Paskibra yang terdiri dari siswa-siswi pilihan dari sekolah di Kecamatan Jejangkit terlihat antusias dan bersemangat. Mereka berkomitmen untuk berlatih dengan sungguh-sungguh demi kesuksesan upacara bendera yang akan datang. Penyerahan atribut ini menandai dimulainya fase latihan intensif menjelang hari-H, di mana mereka akan mengibarkan bendera Merah Putih di lapangan upacara Kecamatan Jejangkit.
Rapat Final Persiapan HUT RI Jejangkit Dipimpin Sekcam
Jejangkit, 7 Agustus 2025 - Rangkaian persiapan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Jejangkit memasuki tahap akhir. Rapat finalisasi digelar di rumah dinas Camat Jejangkit, dipimpin oleh Sekretaris Camat (Sekcam), Roni Marsal. Pertemuan ini fokus pada dua hal utama: pembagian anggaran dan penunjukan petugas upacara serta jenis lomba yang akan diselenggarakan.
Dalam rapat tersebut, Sekcam Roni Marsal memaparkan rincian alokasi anggaran untuk setiap kegiatan agar transparansi dan efektivitas dapat terjamin. Anggaran akan dibagi secara proporsional untuk upacara bendera, berbagai lomba, dan kebutuhan logistik lainnya.
Selain itu, rapat juga menetapkan petugas inti untuk upacara bendera 17 Agustus, termasuk pemimpin upacara, pembaca teks proklamasi, serta penanggung jawab rangkaian acara.
Terkait agenda lomba, disepakati bahwa perlombaan akan dipusatkan pada tanggal 17 Agustus. Berbagai lomba tradisional dan hiburan akan memeriahkan suasana, seperti: Lomba Balogo, Lomba Azan tinggat SD,Lomba Futsal anak-anak, dll.
"Kami berharap dengan adanya perencanaan yang matang, seluruh rangkaian acara HUT RI di Kecamatan Jejangkit dapat berjalan lancar, meriah, dan sukses," ujar Roni Marsal.
Seluruh pihak yang hadir berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan acara ini agar dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di antara warga Jejangkit.
PKK Kecamatan Jejangkit Gelar Sosialisasi Stunting
Jejangkit, 6 Agustus 2025 - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Jejangkit mengadakan sosialisasi stunting di aula kantor kecamatan hari ini. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan ibu-ibu dari berbagai desa di wilayah Jejangkit.
Ketua PKK Kecamatan Jejangkit, Ibu Noor Maulina, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting. "Stunting bukan hanya masalah gizi, tapi juga masalah masa depan anak-anak kita. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para ibu bisa lebih memahami cara memberikan nutrisi terbaik sejak dini," ujarnya.
Acara ini menghadirkan seorang ahli gizi yang menjelaskan secara rinci tentang penyebab, dampak, dan cara-cara efektif untuk mencegah stunting. Peserta juga diajarkan bagaimana menyusun menu makanan bergizi seimbang untuk anak-anak dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, kesadaran masyarakat tentang bahaya stunting semakin meningkat dan angka stunting di Kecamatan Jejangkit bisa ditekan.