JEJANGKIT – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Barito Kuala telah menyelenggarakan pelatihan servis handphone (HP) bagi masyarakat di Kecamatan Jejangkit pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di salah satu balai pertemuan kecamatan ini bertujuan untuk membekali warga dengan keterampilan praktis di bidang teknologi, guna membuka peluang kerja dan wirausaha mandiri.
Puluhan peserta dari berbagai desa di Kecamatan Jejangkit tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan komponen dasar smartphone, teknik diagnosis kerusakan perangkat keras (hardware), hingga penanganan masalah perangkat lunak (software). Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara membongkar pasang dan memperbaiki kerusakan pada ponsel.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barito Kuala, dalam sambutannya yang diwakili oleh seorang pejabat dinas, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Di era digital ini, keterampilan memperbaiki gawai elektronik menjadi sangat relevan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Hampir semua orang memiliki ponsel, dan pasar untuk jasa perbaikan akan selalu ada," ujarnya. "Kami berharap dari pelatihan ini akan lahir wirausahawan-wirausahawan baru dari Jejangkit yang mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi."
Salah seorang peserta, Ahmad, mengaku sangat bersyukur dengan adanya pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keahlian yang bisa langsung diterapkan.
"Selama ini kalau HP rusak, pasti langsung dibawa ke kota. Biayanya lumayan mahal. Dengan adanya pelatihan ini, setidaknya saya bisa memperbaiki HP sendiri atau milik tetangga. Ke depannya, saya berharap bisa membuka kios servis kecil-kecilan di rumah," ungkapnya dengan semangat.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung sehari penuh tersebut ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai tanda kompetensi. Disnakertrans berencana untuk terus mengadakan program pelatihan serupa dengan menyasar kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Barito Kuala sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.